
Dengan formasi ini gw akhirnya mencoba untuk membuat demo karya gw sendiri. Saat itu lagu yg di rekam adalah “Ketulusan Hati”. Tapi setelah itu, kembali terjadi perpecahan di dalam band. Sehingga Randy dan Ucha pun mundur. Sebagai gantinya hadirlah Juna di posisi bass. Untuk keyboard, gw lebih memilih additional player dibanding harus mencari personel tetap. Tidak berhenti sampai disitu, Jehan kemudian memilih mundur. Maka audisi drummer pun dibuka. Sempat hadir Joe, yang kemudian diganti lagi oleh Dirga. Untuk posisi Keyboard, akhirmya diputuskan menunjuk Andrew sebagai personel tetap. Fase pergantian personel ini memakan waktu hingga 1 tahun setengah lebih. Jujur saat itu perkembangan band ini sangat lambat, karena para personelnya terganggu jadwal kuliah, khusus gw ditambah dengan jadwal tur Element. September 2007, Nama Mario Band pun akhirnya diganti dengan nama NexX. Perubahan nama itu ditandai dengan keluarnya Dirga, yang digantikan oleh Aldy Bebek.


September 2007 akhirmya NexX memulai untuk membuat demo secara lebih focus. Saat itu gw menunjuk Arya dan Fajar Element sebagai music producer. Proses rekaman dilakukan di studio Wanna-b. Hasilnya terkumpul lah 5 buah lagu, yang kemudian kita tawarkan ke beberapa label. Tetapi ternyata hasilnya belum memuaskan, walaupun ada label yang tertarik, tetapi saat itu NexX membidik sasaran yang lebih besar (major label). Kemudian dalam perjalanan selanjutnya, Andrew memutuskan mundur karena sudah tidak satu visi lagi dengan gw, selain itu karena dia sudah mendapatkan pekerjaan yang lebih pasti.

Perjalanan NexX (dengan nama ini) kemudian terhenti pada September 2008, setelah gw memutuskan untuk melakukan revolusi total di dalam tubuh band, termasuk warna music, hingga nama band itu sendiri. September 2008, NexX berubah nama menjadi Biru Langit. Cerita tentang Biru Langit akan gw sambung di fase yang berbeda. Thanks..
No comments:
Post a Comment